Showing posts with label Definition. Show all posts
Showing posts with label Definition. Show all posts

Thursday, 30 July 2015

Client Side Scripting

Dalam pembuatan sebuah website minimal terdiri dari tiga jenis script, yakni Server Side, Client Side dan P SQL. Kali ini #one akan membahas tentang Client Side Scripting (CS), CS adalah sekumpulan script yang di exekusi langsung oleh computer client kemudian CS memiliki banyak jenisnya, setiap CS memiliki aturan, fungsi dan tujuannya penulisannya masing-masing.
Berikut yang #one maksud dengan CS itu  adalah :
  1. Html,
  2. Css,
  3. Javascript dan,
  4. Lain-lain.
#one akan berikan beberapa ciri-ciri dari CS, seperti berikut :
  1. Tidak bisa berkomunikasi langsung dengan database,
  2. Setiap kali button di click atau event di click maka page tidak akan reload dan
  3. Memory yang digunakan untuk mengeksekusi script adalah memory computer client..

Server Side Scripting

Dalam pembuatan sebuah website minimal terdiri dari tiga jenis script, yakni Server Side, Client Side dan P SQL. Kali ini #one akan membahar tentang Server Side Scripting (SS), SS adalah sekumpulan script yang di exekusi langsung oleh server kemudian SS memiliki banyak jenisnya, setiap SS memiliki aturan penulisannya masing-masing tapi fungsi dan tujuannya hampir 100%  sama.

Berikut yang #one maksud dengan SS itu  adalah :
  1. Php,
  2. Java,
  3. C#,
  4. Python,
  5. Ruby dan
  6. Lain-lain.
#one akan berikan beberapa ciri-ciri dari SS, seperti berikut :
  1. Bisa berkomunikasi langsung dengan database atau terdapat modul connection database,
  2. Setiap kali button di click atau event di click maka page akan reload dengan menggunakan methoda POST atau GET dan
  3. Memory yang digunakan untuk mengeksekusi script adalah memory Server.

Friday, 26 June 2015

Waterfall

Metode ini dikenalkan oleh Royce pada tahun 1970 dan methode ini salah satu methode yang sering digunakan oleh developer. Pada dasarnya Waterfall bekerja seperti aliran air yang jatuh dan jika air tersebut tidak dimanfaatkan maka air itu akan diserap bumi dan akan kembali dialirkan, sehingga dalam tahapannya jika langkah satu belum dikerjakan maka tidak akan bisa melanjutkan kelangkah 2, 3 dan seterusnya jika terjadi kegagalan dalam tahap 3 maka proses pembangunan harus kembali ke tahap 2 dan begitu seterusnya.
Sekarang #one akan terangkan tahapan-tahapan dari Waterfall :
  1. Requirement, adalah tahapan awal pada pase Waterfall dimana seorang analis akan dominan bekerja dalam tahap ini, analis akan mengali kebutuhan atau fiture apa saja yang diperlukan untuk pembuatan software. dalam tahap ini akan menghasilkan document user requirement.
  2. Design System, pada pase ini analis dan designer bekerja sama untuk menterjemahkan document user requirement kedalam bentuk design aplikasi bisa berupa mockup atau flowchart. Pada ini akan menghasilkan document software requirement atau document tekhnis.
  3. Coding atau Pengkodean, pada pase ini, programmer akan dominan bekerja karena pase ini adalah pase penterjemahan design aplikasi kedalam bahasa pemograman. setelah pembuatan software selesai maka pada fase ini akan menghasilkan sebuah software.
  4. Testing dan implementasi, pada pase ini antara client dan pihak developer bertemu untuk mengetes kehandalan dari fitur-fiturnya, jika tidak ada yang salah pada tahap ini, maka akan dilakukan pemasangan atau implementasi. Pase ini akan memunculkan document UAT (User Accept Table) sebuah document yang berisikan persetujuan dari pihak client yang menyatakan bahwa software atau featur telah selesai di bangun.
  5. Maintenance, pase ini adalah pase pemilaharaan software yang bertujuan untuk membetulkan bugs bila ada pada pase ini akan menghasilkan document maintenance.

SDLC


SDLC adalah singkatan dari Software Live cycle. Sebuah paradigma dalam pembuatan software bersekala besar maupun kecil yang bertujuan untuk mengatur proses pembangunana sebuah software. SDLC akan sangat terasa manfaatnya ketika pembuatan software dikerjakan oleh banyak orang yang memiliki tugasnya masing-masing, tanpa aturan dan tahapan pengembanga mungkin saja waktu dan tenaga bisa terbuang percuma. 

Ada banyak sekali SDLC yang bisa digunakan dalam pembuatan software, SDLC ada yang bersifat kaku dan ada juga yang bersipat dinamis pada dasarnya semua SDLC memisahkan atau membagi tahapan pembuatan software ke beberapa bagian seperti analisis ataupun pengkodean ada yang bertujuan untuk menghemat pengeluaran, ada yang bertujuan mengotimasikan prodak, dan ada juga yang mengutamakan kepuasan client.

Berikut ini #one akan berikan beberapa contoh contoh SDLC yang sering digunakan :
  1. Waterfall
  2. Prototype
  3. RUP
  4. Spiral
  5. RAD